Inspektorat Kabupaten Lebak

PEMERIKSAAN DINAS BINA MARGA TAHUN 2015

Rangkasbitung – Inspektorat Kabupaten Lebak melalui Tim Inspektorat Wilayah Pembantu I (IRBAN I) menggelar pemeriksaan reguler pada Dinas Bina Marga Kab. Lebak. Pemeriksaan reguler yang memasuki putaran ke 8 berlangsung dari tanggal 30 Juli s/d 12 Agustus 2015.

Pemeriksaan berlangsung secara komprehensif yang diawali dengan entry briefing , penelusuran dokumen termasuk pengujian dokumen pengadaan barang dan jasa serta pengujian fisik keberadaan asset daerah merupakan hal pokok yang harus dilakukan pada setiap pelaksanaan pemeriksaan dan pembinaan di suatu objek pemeriksaan selain penelusuran kegiatan yang dilakukan di luar ruang berupa kegiatan fisik lapangan.

BM2

PENGUJIAN KEGIATAN PENINGKATAN DAN PEMBANGUNAN JALAN di lokasi pekerjaan Peningkatan jalan ST+000 di Lampu Merah Malang Nengah sampai ST+2700 ke arah Desa Kolelet. Pekerjaan telah dilaksanakan 100%.

BM3

PENGUJIAN KEGIATAN PENINGKATAN DAN PEMBANGUNAN JALAN berupa pembangunan jalan beton mulai dari SPBU KM 6 Jl. Raya Leuwidamar s.d Kp. Jampang. telah  dilaksanakan 100%.

bm4

PENGUJIAN KEGIATAN PEMELIHARAAN JALAN DI WILAYAH I, Lokasi dikunjungi adalah kerusakan jalan yang tersebar di Jalan Kolelet mulai dari ST+2700 sampai dengan Jembatan/Perbatasan dengan Kabupaten Serang. Pekerjaan yang dilakukan adalah pemasangan Lapisan Pondasi Bawah (LPB)  sebanyak 81  titik pemeliharaan dengan ukuran rata-rata titik pemeliharaan seluas 1 m2. Pada uji peegiatan pengujian tersebut teridentifikasi pula potensi kerusakan jalan berupa retakan atau lubang kecil yang dangkal (hampir masih rata dengan permukaan jalan pada umumnya). Jumlah potensi ini mencapai 17 titik. Berdasarkan wawancara dengan pihak Dinas Bina Marga dijelaskan bahwa potensi-potensi tersebut akan menjadi titik pemeliharaan selanjutnya dalam tahun anggaran yang sama.

bm5PENGUJIAN KEGIATAN PEMELIHARAAN JALAN DI WILAYAH I, Lokasi dikunjungi adalah Kegiatan pemeliharaan jalan pada ruas Aweh s.d Jl. Leuwidamar ST+4000. Pekerjaan yang dilakukan terhadap kerusakan jalan berupa pemasangan Lapisan Pondasi Bawah (LPB)  sebanyak 33  titik pemeliharaan dengan ukuran rata-rata titik pemeliharaan seluas 4 m2. Dalam kegiatan pengujian tersebut teridentifikasi pula potensi kerusakan jalan berupa retakan atau lubang kecil yang dangkal (hampir masih rata dengan permukaan jalan pada umumnya). Jumlah potensi ini mencapai 11 titik. Berdasarkan wawancara dengan pihak Dinas Bina Marga dijelaskan bahwa potensi-potensi tersebut akan menjadi titik pemeliharaan selanjutnya dalam tahun anggaran yang sama.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published.

Pesan

Your Shout
November 2015
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Berlangganan

Foto Pegawai

Yuniardi Suherman, SE Dadi Sadid Khotami, S.Sos Holik H.Hasanudin, Bae Dra. Rohayati, M.Si Iwan Gustiawan, SE Endang Suherman, S.Sos Iyan Agustian Drs. Halson Nainggolan, M.Si Yayat Supriatna, S.Sos, M.Si Risa eka putri Drs.Halson Nainggolan, M.Si Risa eka putri Dudung Kurniawan, SE Eko Nugroho Agus Sumardi, S.Sos Lukman Sujana, SE Juhanda