Inspektorat Kabupaten Lebak

RATUSAN KILOGRAM GANJA DIAMANKAN

| inspektorat | No Comment Petugas Satreskrim Polres Lebak menunjukkan barang bukti narkoba yang disita dari 2 bandar.

Petugas Satreskrim Polres Lebak menunjukkan barang bukti narkoba yang disita dari 2 bandar.

RANGKASBITUNG – Satuan Narkoba Polres Lebak berhasil mengamankan sebanyak 182 Kg narkoba jenis ganja kering siap edar disebuah rumah kontrakan di Kampung Batubeulah Desa/Kecamatan Kalanganyar.

Selain ratusan kilogram barang haram yang terbungkus lakban cokelat didalam tiga karung plastic dan 1 buah koper berwarna biru, dalam penggeledahan di rumah kontrakan di Kampung tersebut, pada, Senin (28/4) sekitar pukul 12.30 WIB, polisi juga mengamankan 1 paket kurang lebih 1,5 gram sabu, 4 paket kecil ganja yang dibungkus kertas coklat, 9 linting ganja kering siap pakai, 1 buah kertas pahpir sebagai barang bukti (barbuk).

Terungkapnya keberadaan barang haram yang diperkirakan bernilai sekitar setengah miliar rupiah itu, dua orang tersangka narkoba, berinisial MM (31) warga Kampung Rumbut Desa Kaduagung Barat Kecamatan Cibadan dan ES (32) warga Kampung Cimarga RT/RW 03/04 Desa Margajaya Kecamatan Cimarga, beberapa waktu lalu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini kedua tersangka, MM dan ES harus mendekam sementara dibalik jeruji besi tahanan Mapolres Lebak guna kepentingan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut. 

“Ratusan kilogram narkoba jenis ganja atau sekitar 182 kilogram yang berhasil diamankan Satnarkoba Polres Lebak pada Senin (28/4) lalu di salah satu kontrakan tersangka, ES, di wilayah Kalanganyar merupakan hasil pengembangan petugas dari salah seorang pelaku pengguna narkoba jenis sabu berinisial MM yang diamankan petugas di rumahnya, di wilayah Kecamatan Cibadak,”ujar Wakapolres Lebak, Kompol Yudhis Wibisana Kasat Resnarkoba AKP M. Aminudin dalam ekspose di Mapolres Lebak, Rabu (30/4) kemarin.

Kompol Yudhis mengungkapkan, dari pengakuan tersangka, ES, barang haram yang siap di edarkan ke sejumlah kota di Banten dan Jawabarat itu berasal dari wilayah Aceh yang diambil dari salah satu terminal Bus di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. ES dipandu oleh salah seorang bandar yang tidak kenalinya melalui telephone seluler.

“Ganja yang kini di amankan, diduga sudah dipersiapkan oleh sang bandar dengan meletakkannya dibelakang salah satu kios di terminal tersebut, sehingga ketika tersangka ES datang paket yang akan didistrbusikan ke wilayah Banten tinggal dibawa oleh ES. Pengungkapan kasus ganja dengan barbuk sebanyak ini yang paling besar di wilayah hukum Polda Banten. Ada yang besar tapi itu masuk ke Polda Metro Jaya,”tukasnya.

Terkait ES lanjut, Kompol Yudhis, dari informasi, tersangka, ES bukan kali pertama bertugas mengambil paket ganja tersebut. Sebelumnya, pada pengambilan pertama tersangka mengambil barang haram tersebut di wilayah Jasinga, Bogor dengan jumlah hampir 20 kilogram dan pengambilan kedua, tersangka menerima kiriman paket untuk diambil seberat 10 kilogram. Sedangkan pengambilan terakhir yang diduga dikirimkan oleh sang bandar sebanyak 170 kilogram.

“Menurut keterangan tersangka, narkoba ini, diduga untuk diedarkan di wilayah Banten. Kami juga akan lakukan pengembangan, baik asal narkoba maupun peredaran dan distribusinya. Dari keterangan tersangka, untuk 1 paketnya (bata) atau 1 kilogram, dari pengakuan tersangka, harganya mencapai Rp2,5 Juta. Sehingga ditaksir total keseluruhan ratusan paket ganja tersebut mencapai setengah miliar rupiah,”paparnya.

Kompol Yudhis menceritakan, terungkapnya kasus narkoba golongan 1 ini bermula dari informasi warga yang meresahkan keberadaan warga diduga pengguna narkoba. Berbekal informasi itu pihaknya dalam hal ini Satnarkoba Polres Lebak langsung bergerak dengan melakukan penyelidikan dan pengintaian yang ditindaklanjuti dengan penggeledahan. Hasilnya, dalam penggeledahan dilakukan dirumah tersangka MM ditemukan sebanyak 1(satu) paket sabu dibungkus plastik bening berisi 1,5 gram dalam kertas hermes rokok yang disimpan diatas lemari tersangka.

Dalam pemeriksaan, MM mengaku bahwa narkotika jenis sabu tersebut didapat dari ES. Berbekal pengakuan itu polisi kembali bergerak melakukan pengembangan terhadap informasi tersebut dengan melakukan penggeledahan dirumah kontrakan tersangka ES alias Ompong di Kampung Batu belah, Desa/Kecamatan Kalanganyar.

Dalam penggeledahan, ditemukan narkotika gol 1 jenis ganja kering sebanyak 182 kilogram yang dibungkus dalam lakban coklat dalam 3 karung plastic dan 1 buah koper warna biru tua merk ASSODA, 4 paket kecilganja kering dibungkus kertas coklat, 9 linting ganja kering siap pakai, 1 buah kertas pahpir merk MAS BRAND, 1 bungkus kecil plastic bening berisi narkotika jenis Shabu, 1 buah timbangan elektronik warna hitam dan 2 buang bong, dan uang disimpan didalam rumah tersangka.

“Untuk tersangka MM yang kedapatan memiliki satu paket narkotika jenis sabu, dijerat dengan pasal 111 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Sementara tersangka ES sebagai pengedar, yang juga memiliki shabu serta memiliki paket ganja seberat 182 kilogram, dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan pasal 114 ayat (2) undang-undang yang sama,”Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp10 miliyar,”pungkasnya.

Sementara itu, ES, membantah sebagai pemilik ratusan kilogram barang haram jenis ganja kering itu. Namun Ia mengaku hanya sebagai kurir yang dibayar sebesar Rp 6 juta rupiah.

“Ganja itu bukan milik saya, saya hanya sebagai kuring yang dibayar oleh pemilik ganja. Rencananya akan diedarkan ke sejumlah Bandar diwilayah Provinsi Banten dan Jawabarat, (Sumber-KabarBanten)

Posted in Berita

Bagaimana Komentar Anda?

Twitter

Pesan

Your Shout
May 2014
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Berlangganan

Foto Pegawai

Risa eka putri Holik Dudung Kurniawan, SE Eko Nugroho Iyan Agustian Drs. Halson Nainggolan, M.Si Dadi Sadid Khotami, S.Sos Juhanda Endang Suherman, S.Sos Iwan Gustiawan, SE Yuniardi Suherman, SE Lukman Sujana, SE H.Hasanudin, Bae Agus Sumardi, S.Sos Yayat Supriatna, S.Sos, M.Si Dra. Rohayati, M.Si Drs.Halson Nainggolan, M.Si Risa eka putri